PASIVE AND ACTIVE

PASSIVE AND ACTIVE

Kata kerja dalam bahasa Inggris juga dinyatakan dalam voice. Voice adalah istilah tata bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan hubungan kata kerja dan subjek (pokok kalimat).

Dalam bahasa Inggris dikenal dua voice, yaitu active dan passive.

Dalam kalimat passive, subjeknya dikenai atau menerima pekerjaan. Sedangkan kalimat active, subjeknya yang melakukan suatu tindakan atau pekerjaan.

Kalimat passive dibentuk dari dua bagian: to be + past participle.

Contoh active verbs dalam kalimat:
- I write a letter.
- He is buying a car.
- I keep the butter in the fridge.
- They stole the painting.
- The executive committee approved the new policy.

Contoh passive verbs dalam kalimat:
- A letter is written by me.
- A car is being bought by him.
- The butter is kept in the fridge.
- The painting was stolen.
- The new policy was approved by the executive committee.

Pembentukkan kalimat Passive dari kalimat Active:

* Bentuk kalimat Passive: be + V3.
* Object kalimat Active menjadi Subject dalam Kalimat Passive.
* Hanya kata kerja transitive yang bisa dipakai dalam kalimat passive.

Active:
I wrote the letter.
S V O
Passive:
The letter was written by me.
S be V3

Contoh lain:
Tenses Active Passive
Simple Present She helps him. He is helped by her.
Present Progressive She is helping him. He is being helped by her.
Present Perfect She has helped him. He has been helped by her.
Simple Past She helped him. He was helped by her.
Past Progressive She was helping him. He was being helped by her.
Past Perfect She had helped him. He had been helped by her.
Simple Future She will help him. He will be helped by her.
Be going to She is going to help him. He is going to be helped by her.
Future Perfect She will have helped him. She will have been helped by her.


The Passive Form Of Modals

The Passive Form : modal + be + past partciple

- I write a letter.
- He is buying a car.
- I keep the butter in the fridge.
- They stole the painting.
- The executive committee approved the new policy
-Tom will be invited to the picnic.
-The window cant be opened.
-Children should be taught to respect their elders.
-May I be excused from class?
-This book had better be returned to the library before Friday.
-This letter ought to be sent before June 1st.


The Past-Passive form : modal + have been + past participle

- A letter is written by me.
- A car is being bought by him.
- The butter is kept in the fridge.
- The painting was stolen.
- The new policy was approved by the executive committee
-The letter should have been sent last week.
-This house must have been built over 200 years ago.
-Jack ought to have been invited to the party.

DEGREES OF COMPARISON

Tingkat Perbandingan
Kata sifat kuantitatif much dan little, dan kata sifat bilangan many and few, mempunyai tingkat
perbandingan (degrees comparison).
The degrees of comparison (tingkat perbandingan) berjumlah tiga tingkat, yaitu :
1. The positive degree (tingkat biasa)
2. The comparative (tingkat lebih/perbandingan)
3. The superlative (tingkat paling)

1) Kata sifat yang terdiri dari satu suku kata dan beberapa kata sifat bersuku kata dua dapat dibentuk comparative dengan menambahkan er atau r, dan superlative dengan menambahkan -est atau -st.

a) Jika positive berakhir dalam dua huruf mati atau dalam satu huruf mati yang didahului oleh dua huruf hidup, er dan est ditambahkan

Positive
thick
long
short Comparative
thicker
longer
shorter Superlative
thickest
longest
shortest

b) Jika positive berakhir dalam satu huruf mati dan huruf mati itu didahului oleh sebuah vokal pendek, huruf mati terakhir digandakan kemudian ditambahkan er dan est

Positive
big = besar
wet = basah
hot = panas Comparative
bigger = lebih besar
wetter = lebih basah
hotter = lebih panas Superlative
biggest = terbesar
wettest = terbasah
hottest = terpanas

c) Jika positive berakhir huruf e, hanya r dan st ditambahkan

Positive
nice = baik
fine = bagus
wise = bijaksana Comparative
nicer = lebih baik
finer = lebih bagus
wiser = lebih bijak Superlative
nicest = terbaik
finest = terbagus
wisest = terbijaksana

d) Jika positive berakhir huruf y, dan y itu didahului oleh huruf mati, y diubah menjadi I, lalu ditambahkan er dan est

Positive
wry = miring
dry = kering
happy = bahagia Comparative
wrier = lebih miring
drier = lebih kering
happier = lebih bahagia Superlative
wriest =paling miring
driest = terkering
happiest = terbahagia

e) Jika y didahului oleh sebuah huruf hidup, y tidak diubah menjadi i, tapi langsung ditambahkan r dan est

Positive
gay = riang
coy = pemalu
grey = mendung Comparative
gayer = lebih riang
coyer = lebih pemalu
greyer = lebih mendung Superlative
gayest = teriang
coyest = terpemalu
greyest = termendung

f) Kata sifat yang terdiri dari dua suku kata (two syllables) yang berakhiran some, ow, le, er, ditambahkan er dan est

Positive
wholesome
narrow
noble
clever Comparative
wholesomer
narrower
nobler
clever Superlative
wholesomest
narrowest
noblest
cleverest

2) Kata sifat yang bersuku kata dua – two syllables (yang tekanan suaranya jatuh pada suku kata awal) atau lebih, ditambahkan more untuk membentuk comperatives dan most untuk superlatives

Positive
famous = terkenal
useful = berguna
beautiful = cantik Comparative
more famous
more useful
more beautiful Superlative
most famous
most useful
most beautiful

3) Beberapa kata sifat dibentuk dengan cara tak beraturan (irregular) untuk comparatives dan superlatives

Positive
fore
bad
ill
evil
good
hind
late
late
little
much
nigh
old
old
near Comparative
former
worse
worse
worse
better
hinder
later
latter
less
more
nigher
older
elder
nearer Superlative
foremost,first worst
worst
worst
best
hindmost
latest
last
least
most
nighest,next
oldest
eldest
nearest


Catatan 1 :
a) Former = yang terlebih dahulu/tadi ; yang pertama (di antara dua benda).
Contoh: I prefer the former fabric. Saya lebih menyukai kain yang terlebih dahulu
Of the two methods I prefer the former. Diantara kedua metoda itu saya lebih menyukai yang pertama
b) Later = yang belakangan
Contoh: I will take the later plane. Saya mau naik kapal terbang yang belakangan
c) Latter = yang belakangan/yang terakhir (di antara dua benda)
Contoh: I will take the latter book. Saya mau membeli buku yang terakhir (di antara dua buah buku)
d) Latest = yang belakangan/yang terakhir sampai sekarang
Contoh: What is the latest news of the war? bagaimanakah kabar terbaru (terakhir) perang itu?
e) Last = yang terakhir (yang paling akhir/penghabisan)
Contoh: This is our last opportunity. Inilah kesempatan terakhir kita
Z is the last letter of the alphabet. Z adalah huruf terakhir abjad

Penjelasan :
Later berarti yang belakangan atau lebih lambat, menunjuk pada waktu
Contoh: She came to school later than I. Ia datang ke sekolah lebih lambat daripada saya
Latter menunjuk pada urutan yang kedua di antara dua hal atau benda yang baru saja disebut
Contoh: Alexandria and Cairo are large cities; the latter has a population of over a million.
Alexandria dan Kairo adalah kota besar ; yang belakangan (yaitu Kairo) mempunyai penduduk lebih dari satu juta orang
Latest berarti yang terakhir sampai sekarang, sedangkan last berarti yang paling terakhir atau
penghabisan.
Jika kita katakan :
Did you read Mr. Green’s latest book? apakah anda membaca buku terakhir/terbaru Tuan Green?
Ini berarti bahwa Tn. Green boleh jadi akan mengarang lagi buku lain.
Kalau kita katakan :
Did you read Mr. Green’s last book? apakah anda membaca buku terakhir Tn. Green?
Ini berarti bahwa Tn. Green tidak atau tidak akan menulis buku lain lagi setelah buku yang
dimaksudkan tadi.

Catatan 2 :

a) Elder juga bentuk comperative dari old. Perhatikan perbedaan pemakaian elder dan older.
Contoh: John is my elder brother. John adalah kakak laki-laki saya
John is older than Lisa. John lebih tua daripada Lisa
b) Eldest juga bentuk superlative dari old. Perhatikan perbedaan pemakaian eldest dan oldest:
She is my eldest daughter. Ia putriku yang sulung
That is the oldest hotel in the city. Itulah hotel yang tertua di kota ini

Penjelasan :
Elder dan Eldest dipakai pada orang saja, dan paling sering dipakai pada orang dalam hubungan
kekeluargaan. Sedangkan older dan oldest dipakai untuk menyatakan umur atau usia yang lebih tua atau tertua pada orang atau pun benda.

4) Ada enam buah kata adverbs (kata keterangan) dalam bentuk positive degrees, tetapi adjectives (kata sifat) dalam bentuk comparative dan supelative

Positive
fore
far
in
out
neath
up Comparative
further
farther
inner
outer
nether
upper Superlative
furthest
farthest
innermost, inmost
uttermost, utmost
nethermost
uppermost

5) Kata-kata sifat tertentu tidak dapat diperbandingkan

perfect = sempurna
unique = unik
supreme = tertinggi
preferable = lebih baik
natural = alamiah
right = benar
wrong = salah
etc.


Didalam penggunaannya the degrees of comparison dalam kalimat bahasa inggrsi harus memperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu:

1. Tingkat Biasa (Positive Degree) digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu itu sama tingkatannya. Perbandingan untuk sesuatu yang tingkatannya sama digunakan as … as.

Pada umumnya bentuk ini digunakan untuk:
a. Menyatakan suatu keadaan yang apa adanya.
Contoh:
• She is an attractive girl (Dia adalah seorang gadis yang menarik)

b. Membandingkan dua benda atau orang yang sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
as + Positive + as
Contoh:
• Your house as big as my house
Atau dapat digunakan rumus sebagai berikut sebagai pengganti rumus di atas:
No less + Positive + Than
Contoh:
• your house no less big than my house

c. Menyatakan dua benda atau orang yang tidak memiliki kesamaan. Rumus penggunaannya adalah:
Not + so + Positive + as
Contoh:
• His car not so new as yours
Atau dapat digunakan rumus dibawah ini sebagai pengganti rumus di atas:
Less + Positive + than
Contoh:
• His car less new than yours

2. Tingkat Lebih (Comparative Degree)
Pada umumnya bentuk tingkat lebih ini digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa susuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain. Rumus penggunaannya adalah:
Comparative + Than
Contoh:
• My car is faster than his car

3. Tingkat Paling (Superlative Degree)
Bentuk ini digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu mempunyai sifat paling ...... dibandingkan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih. Rumus penggunaannya adalah:
The + Superlative + Nouns + In
The + Superlative + Of
Contoh:
• This is the fastest car in the rally.
• Elvis Presley is the greatest musician in the world
Atau dapat digunakan rumus sebagai pengganti kedua rumus diatas:
The + Superlative (with most) + Noun
Contoh:
• She is the most beautiful woman in this country

COUNTABLE AND UNCOUNTABLE NOUNS


Countable nouns adalah kata benda yang dapat dihitung, yang dapat menunjukkan kuantitas atau jumlah, contohnya kata benda pen dapat dihitung one, two, atau three pens.

Contoh kata benda yang dapat dihitung: cat, dog, man, baby, person, animal, bottle, box, coin, cup, plate, table, chair, bag, glass, book, house, etc. Benda-benda yang ada di sekitar kita umumnya adalah benda yang dapat dihitung.

Contoh countable nouns dalam kalimat:
- We could see a ship in the distance.
- I have to brothers, John and Mark.

- I've got a problem with the car.
- Do you like these photos?
- I'm going out for five minutes.

Uncountable nouns (disebut juga mass nouns) adalah kebalikan dari countable nouns, yaitu kata benda yang tidak dapat dihitung, contohnya kata benda water. Kata benda tersebut tidak bisa dikatakan a water atau two water, tetapi lebih tepat digunakan bersama dengan kata benda lainnya yang dapat dihitung, misalnya a glass of water atau two glass of water.

Contoh kata benda yang tidak dapat dihitung: sand, air, rice, sugar, cheese, tea, coffee, advice, assistance, fun, money, music, art, love, etc.

Contoh uncountable nouns dalam kalimat:
- Can I have some water?
- Shall we sit on the grass?

- The money is much better in my new job.
- I love music.
- Would you like some coffee?

Perhatikan beberapa catatan mengenai countable dan uncountable nouns di bawah ini.

Much dan many yang sama-sama berarti banyak, biasa digunakan untuk menyatakan jumlah pada countable dan uncountable nouns. Many digunakan untuk countable nouns dan terletak mendahuluinya, sedangkan much digunakan untuk uncountable nouns.

Contoh:
- How many years have you lived in Surabaya?
- She didn’t have much fun at the Tunjungan Plaza.

- I haven't got many pens.
- I haven't got much rice.

Number dan amount mempunyai arti yang sama yaitu jumlah atau sejumlah. Number digunakan untuk countable nouns, sedangkan amount untuk uncountable nouns.

Contoh:
- My teacher gives me a large number of assignments.
- My teacher gives me a large amount of homework.

- We have been friends for a number of years.
-They give us an amount of money.

Few dan little mempunyai arti yang sama yaitu sedikit. Few digunakan untuk countable nouns, sedangkan little digunakan untuk uncountable nouns.

Contoh:
- The party has attended by a few men.
- There is only a little milk on the table.

- I've got a few dollars.
- I've got a little money.
- Few people understand the difference.

Fewer dan less mempunyai arti yang sama yaitu sedikit. Fewer digunakan untuk countable nouns, sedangkan less digunakan untuk uncountable nouns.

Contoh:
- This kind of job will give you fewer dollars.
- He pays me less money than I thought.

- Fewer birds came this year.
- Doctors recommend eating less salt.

Some dan any mempunyai arti yang sama yaitu beberapa, biasa digunakan untuk menyatakan jumlah tak tentu pada countable nouns (plural) atau uncountable nouns.

Contoh:
- I've got some money.
- Have you got any rice?

- I've got some dollars.
- Have you got any pens?


Countable nouns dapat berbentuk singular maupun plural.
- My cat is playing.
- My cats are hungry.


Countable nouns yang singular dapat didahului dengan kata this, that, every, each, either, dan neither, sedangkan yang plural biasanya didahului kata these, those, some, any, enough, dan zero article. Lihat juga catatan dan contoh di atas.

Umumnya, uncountable nouns tidak dapat dibuat menjadi plural, kecuali jika disertai oleh jenis kata lainnya.
- There are new wines being introduced every day.
- The waters of the Atlantic are much warmer this time of year.

- The Dutch are famous for their cheeses.

Countable nouns dapat diawali oleh a, an (indefinite article) untuk singular dan the (definite article) untuk singular maupun plural.

Jika countable nouns berbentuk singular, maka penggunaan kata seperti a, an, the, my, this, dsb. harus digunakan.
- I want an orange. (tidak bisa dikatakan I want orange.)
- Where is my bottle? (tidak bisa dikatakan Where is bottle?)

Tetapi, jika countable nouns berbentuk plural, maka kata benda itu dapat berdiri sendiri:
- I like oranges.
- Bottles can break.


Terkadang uncountable nouns diperlakukan singular yang akhirnya juga menggunakan verba singular.
- This news is very important.
- Your luggage looks heavy.


Indefinite article a, an tidak umum dipakai pada uncountable nouns.
- a piece of news (bukan a news)
- a bottle of water (bukan a water)

- a grain of rice (bukan a rice)

Jadi, harus diberi kata keterangan di depannya. Perhatikan contoh lainnya berikut ini.
- There has been a lot of research into the causes of this disease.
- He gave me a great deal of advice before my interview.
- They've got a lot of furniture.
- Can you give me some information about uncountable nouns?

Uncountable nouns juga sering digunakan tanpa article (zero article)
- Poetry is beautiful.
- Sugar is sweet.

- Experience is the best teacher.

Uncountable nouns dapat didahului dengan kata some, any, enough, this, that, dan much. Dan karena bukan countable nouns maka tidak dapat didahului dengan kata these, those, every, each, either, and neither. Lihat lagi catatan dan contoh di atas.

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui apakah suatu kata benda itu termasuk dalam countable nouns atau uncountable nouns.
Hal ini akan memudahkan kita untuk mengenali jenis kata apa saja yang dapat diletakkan di sekitarnya.

Softskill



Adverbial clause
Adverbial Clause adalah Clause (anak kalimat) yang berfungsi sebagai Adverb, yakni menerangkan kata kerja.
Adverbial Clause biasanya diklasifikasikan berdasarkan "arti/maksud" dari Conjunction (kata penghubung yang mendahuluinya).

1. Clause of Time
Clause yang menunjukkan waktu. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction (kata penghubung)
è   Shut the door before you go out.

2. Clause of Place
Clause yang menunjukkan tempat. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction  
-> . They sat down wherever they could find empty seats

3. Clause of Contrast (or Concession)
Clause yang menunjukkan adanya pertentangan antara dua kejadian atau peristiwa yang saling berhubungan.
è . As the time you were sleeping, we were working hard.

4. Clause of Manner
Clause yang menunjukkan cars bagaimana suatu pekerjaan dilakukan atau peristiwa terjadi.
è . He did as I told him.

5. Clause of Purpose and Result
Clause yang menunjukkan hubungan maksud/tujuan dan hasil.
è . They went to the movie early (in order) to find the best seats.

6. Clause of Cause and Effect
Clause yang menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
è . Ryan ran so fast that he broke the previous speed record.

7. Clause of Condition
Clause yang menunjukkan adanya persyaratan antara dua kejadian (peristiwa) yang berhubungan
è . If I see him, I will invite him to the party tomorrow.













Command & Request
Biasanya dalam bahasa kita menyuruh atau memerintah untuk berbuat sesuatu yang biasa disebut dengan kalimat Perintah/permintaan (Command and Request).
"Kata-kata" suruhan ituh ditambah dengan "lah" dan diakhiri dengan tanda seru (!)seumpama "Duduklah!" atau "Pergilah!".

Didalam bahasa Inggris, kata "lah" itu tidak ada. Jadi kalau kita hendak menyuruh seseorang berbuat sesuatu, hanya verb saja yang diletakkan di depan kalimat maka dengan sendirinya sudah bertambah arti "lah" dalam kalimat tersebut.
Example :  
-> . close the door,please !
 -> . Go away !
-> . Open the window,please !
-> .  Please bring me a broom
-> . Please get me the book


DIRECT AND INDIRECT SPEECH
Kalimat Langsung Dan Kalimat Tak Langsung
Bilamana reported speech menyatakan kata-kata yang sebenarnya, ini disebut direct speech (kalimat langsung). Kalimat-kalimat tersebut tidak dihubungkan oleh “that” melainkan harus ditandai dengan (tanda baca) koma.
Bilamana reported speech memberikan isi pokok kata-kata yang dipakai oleh si pembicara dan bukan kata-kata yang sebenarnya ini disebut indirect speech (kalimat tidak langsung). Dalam indirect speech kalimat-kalimat itu dihubungkan dengan kata “that”.
Bentuk waktu reporting verb tidak diubah, akan tetapi bentuk waktu reported speech harus diubah berdasarkan atas bentuk waktu reporting verb.

Example :
Direct speech                                                                         Indirect speech
Present simple                                                            Past simple
She said it was cold.                                                     She said, “It’s cold.”
Present continuous                                                    Past continuous
She said, “I’m teaching English online.”                         She said she was teaching English online.
Present perfect simple                                               Past perfect simple
She said, “I’ve been on the web since 1999.                  She said she had been on the web since 1999
Present perfect continuous                                       Past perfect continuous
She said, “I’ve been teaching English for seven years.”She said she had been teaching English for seven years.
Past simple                                                                 Past perfect
She said, “I taught online yesterday.”                             She said she had taught online yesterday.















Referensi
1.   Let’s write English, George E. Wishon/Julia M. Burks
2.   English tenses and how to use them the first step toward speaking, Robby Lou, Jakarta 2005
3.   Complete English grammar Mr. George Wilson & Drs. Dany Haryanto, 2004
4.   Ismailmidi.com
5.   Gurudanpelajar.blogspot.com
6.   Englishtutorial.co.cc
7.   Ismailworld.wordpress.com




Tugas Rangkuman

Nama : Arina Azka
NPM:11210095
Kelas : 1EA20


RANGKUMAN

MANUSIA DAN HARAPAN


A.    PENGERTIAN HARAPAN
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup.Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi.Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan,lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing.Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Agar harapan terwujud, maka perlu uasaha dengan sungguh-sungguh.

B.    APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir kedunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup. Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh tuhan. Dorongan kodrat meyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya.Kodrat juga terdapat juga pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan butuh makan, berkembang biak dan mati.Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya.

DORONGAN KEBUTUHAN HIDUP
            Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan rohani.
            Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi lebutuhan hidupnya.
            Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu:
a.      Kelangsungan hidup
b.      Keamanan
c.       Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
d.      Diakui lingkungan
e.      Perwujudan cita-cita


KELANGSUNGAN HIDUP
Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang dan pangan                                                                                      (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup itu terlihat sejak bayi lahir.

            KEAMANAN
            Setiap orang membutuhkan keamanan.Sejak seseorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan.Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak,secara moral pun orang lain pun dapat memberi rasa aman.


HAK DAN KEWAJIBAN UNTUK MENCINTAI DAN DICINTAI
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban.Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa,sehingga sudah saatnya sudah mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai.

STATUS
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup.Status keberadaannya,status dalam keluarga,status dalam masyarakat dan status dalam negara. Status itu penting karena dengan status orang tahu siapa dia.Harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu/

PERWUJUDAN CITA-CITA
            Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangkatanya dan profesinya.

C. KEPERCAYAAN
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau menyakini akan kebenaran.Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar.Hak berpikir bebas,hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak beragama menurut keyakinan.
 ada ucapan yang sering terdangar :
-          Ia tidak percaya pada diri sendiri
-          Saya tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita itu kurang dapat di percaya
-          Bagaimana juga kita harus percaya pemerintah
-          Kita harus percaya akan nasehat kyai itu, karena nasihat-nasihat itu diambal dari AI-quran.

KEBENARAN
                Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya karena ia mempunyai arti khusus bagi hidunya. Ia merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
            Dalam agama budha ada ajaran yang dinamakan “ jalan utama delapan ruang “ yang isinya, agar pemeluknya memiliki pandangan yang benar, perbuatan yang benar, mata pencarian yang benar, perhatian yang benar, dan kosentrasi yang benar.Jelaslah bagi kita,bahwa kebenaran atau benar merupakan kunci kebahagiaan manusia.Itulah sebabnya manusia selalu berusaha mencari,mempertahankan,memperjuangkan kebenaran.


Dr. Yuyun suiasumantri dalam bukunya “ filsafat ilmu” ada tiga teori kebenaran sebagai berikut :
1.      Teori koherensi dan konsistensi -> Suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar

2.      Teori korespondensi -> Suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkoresponden(berhubungan) dengan obyek yang dituju oelh pernyataan yang tersebut

3.      Teori pragmatis -> Kebenaran suatu pernyataan yang diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis

D.  BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA PENINGKATANNYA
      Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia, kepercayaan itu dapat di bedakan atas :
1.      Kepercayaan terhadap diri sendiri
Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan pada setiap pribadi manusia. Pada hakekatnya percaya pada tuhan yang maha esa.

2.      Kepercayaan kepada orang lain
Kepercayaan kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja.

Kepercayaan kepada Pemerintah
Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika,filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawiyatna,negara itu berasal dari Tuhan.Jelaslahbagi kita,baik teori atau pandangan teokratis ataupun demokratis negara atau pemerintah itu benar,karena Tuhan adalah sumber kebenaran.Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah.
 
3.      Kepercayaan kepada tuhan
Percaya kepada tuhan itu sangat penting, karena keberadaan manusia bukan dengan sendirinya, tetapi di ciptakan oleh tuhan.Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran.Keprcayaan itu amat penting,karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya.Kepercayaan atau pengakuan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan konsekuensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepada zat tersebut.

Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada tuhannya. Usaha itu tergantung kepada pribadinya manusia itu masing-masing,, usaha itu antara lain :
a.      Meningkatkan ketaqwaan dengan ibadah
b.      Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c.       Meningkatkan kecintaan sesama menusia
d.      Mengurangi nafsu mengumpulkan harta
e.      Menekan perasaan negatif

kasus pelanggaran bidang etika akuntan

Kasus Sembilan KAP yang diduga melakukan kolusi dengan kliennya.


          Jakarta, 19 April 2001 .Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta pihak kepolisian mengusut sembilan Kantor Akuntan Publik, yang berdasarkan laporan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), diduga telah melakukan kolusi dengan pihak bank yang pernah diauditnya antara tahun 1995-1997.
              Koordinator ICW Teten Masduki kepada wartawan di Jakarta, Kamis, mengungkapkan, berdasarkan temuan BPKP, sembilan dari sepuluh KAP yang melakukan audit terhadap sekitar 36 bank bermasalah ternyata tidak melakukan pemeriksaan sesuai dengan standar audit.    
        Hasil audit tersebut ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya sehingga akibatnya mayoritas bank-bank yang diaudit tersebut termasuk di antara bank-bank yang dibekukan kegiatan usahanya oleh pemerintah sekitar tahun 1999. Kesembilan KAP tersebut adalah AI & R, HT & M, H & R, JM & R, PU & R, RY, S & S, SD & R, dan RBT & R. “Dengan kata lain, kesembilan KAP itu telah menyalahi etika profesi. Kemungkinan ada kolusi antara kantor akuntan publik dengan bank yang diperiksa untuk memoles laporannya sehingga memberikan laporan palsu, ini jelas suatu kejahatan,” ujarnya. Karena itu, ICW dalam waktu dekat akan memberikan laporan kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan mengenai adanya tindak kriminal yang dilakukan kantor akuntan publik dengan pihak perbankan. 
             ICW menduga, hasil laporan KAP itu bukan sekadar “human error” atau kesalahan dalam penulisan laporan keuangan yang tidak disengaja, tetapi kemungkinan ada berbagai penyimpangan dan pelanggaran yang dicoba ditutupi dengan melakukan rekayasa akuntansi.
      Teten juga menyayangkan Dirjen Lembaga Keuangan tidak melakukan tindakan administratif meskipun pihak BPKP telah menyampaikan laporannya, karena itu kemudian ICW mengambil inisiatif untuk mengekspos laporan BPKP ini karena kesalahan sembilan KAP itu tidak ringan. “Kami mencurigai, kesembilan KAP itu telah melanggar standar audit sehingga menghasilkan laporan yang menyesatkan masyarakat, misalnya mereka memberi laporan bank tersebut sehat ternyata dalam waktu singkat bangkrut. Ini merugikan masyarakat. Kita mengharapkan ada tindakan administratif dari Departemen Keuangan misalnya mencabut izin kantor akuntan publik itu,” tegasnya. Menurut Tetan, ICW juga sudah melaporkan tindakan dari kesembilan KAP tersebut kepada Majelis Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan sekaligus meminta supaya dilakukan tindakan etis terhadap anggotanya yang melanggar kode etik profesi akuntan.

PEMBAHASAN: Dalam kasus tersebut, akuntan yang bersangkutan banyak melanggar kode etik profesi akuntan. Kode etik pertama yang dilanggar yaitu prinsip pertama tentang tanggung jawab profesi. Prinsip ini mengandung makna bahwa akuntan sebagai pemberi jasa professional memiliki tanggung jawab kepada semua pemakai jasa mereka termasuk masyarakat dan juga pemegang saham. Dengan menerbitkan laporan palsu, maka akuntan telah menyalahi kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada mereka selaku orang yang dianggap dapat  dipercaya dalam penyajian laporan keuangan.
                       Kode etik kedua yang dilanggar yaitu kepentingan public dan objektivitas. Para akuntan dianggap telah menyesatkan public dengan penyajian laporan keuangan yang direkayasa dan mereka dianggap tidak objective dalam menjalankan tugas. Dalam hal ini, mereka telah bertindak berat sebelah yaitu mengutamakan kepentingan klien dan mereka tidak dapat memberikan penilaian yang adil, tidak memihak, serta bebas dari benturan kepentingan pihak lain.

Tsumani Di Mentawai Berkecepatan 800 KM per Jam Dengan Tinggi 7 Meter

Tsumani Di Mentawai Berkecepatan 800 KM per Jam Dengan Tinggi 7 Meter

Hasil penelitian pakar tsunami LIPI, Universitas Tokyo, dan Universitas Hokkaido, Jepang, menyimpulkan, kecepatan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, 25 Oktober, mencapai 800 km/jam.
“Berdasarkan penelitian, gelombang tsunami di Maonai, Sabeuguggung, Purourougat, Pagai Utara memiliki kecepatan 800 kilometer per jam di laut dan menjadi 30-40 kilometer per jam ketika tiba di daratan,” kata pakar gempa Geoteknologi LIPI Eko Yulianto, di Padang, Rabu.
Menurut Eko, jangkauan terjangan air ke darat mencapai 100-250 meter bergantung pada ketinggian gelombang.
“Ketinggian gelombang yang menerjang daerah Pagai Utara dan Selatan itu berkisar enam sampai tujuh meter,” katanya. Dennga ketinggian gelombang seperti itu dan kecepatan yang tinggi entah bagaimana pemerintah dalam hal ini BMKG bisa tidak melihat dan mendeteksi tsunami tersebut hingga media massa asing memberitakannya.
Menurut dia,, tsunami menerjang Pagai Utara berkisar tujuh menit setelah gempa 7,2 SR pada 25 Oktober karena pusat gempa sangat dekat dengan wilayah daratan di Mentawai
“Jadi tidak cocok dengan sosialiasi yang dilakukan selama ini, yang menyebutkan tsunami terjadi setelah 30 menit gempa terjadi,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunggu instruksi BMKG soal potensi tsunami sesaat setelah gempa dan tidak perlu mengukur kekuatannya.
“Lebih baik menyelamatkan diri dengan lari ke bukit,” katanya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa 7,2 RR yang melanda Mentawai diikuti tsunami terjadi Senin (25/11) pukul 21.42 WIB.
Sebanyak 1116 unit hunian sementara akan dibangun di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, untuk merelokasi korban gempa dan tsunami.
“Hunian sementara itu disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sumbar sebanyak 600 unit dan 516 unit akan disumbangkan PMI,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai, Paulinus Sabelekpangulu, di Sekakap ketika dihubungi ANTARA dari Padang, Selasa.
Menurutnya, hunian sementara tersebut akan dibangun di kawasan perbukitan sehingga masyarakat aman dari ancaman tsunami dan tidak mengganggu mobilitas masyarakat antara lain di Desa Muara Taikako.
“Lokasi yang lain masih disurvei oleh Pemkab dan DPRD. Hunian sementara ini masih dalam tahap sosialisasi kepada para pengungsi,” ujarnya menambahkan.
Ia menambahkan, setiap kepala keluarga (KK) yang berada di 27 dusun di kecamatan Pagai Utara dan Pagai Selatan akan disatukan di satu titik karena setiap dusun hanya dihuni puluhan KK.
“Seluruhnya akan diupayakan selesai sebelum perayaan nata,” katanya.
Sementara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan status tanggap darurat di Bumi Sikkerei tersebut diperpanjang hingga 22 November 2010. Sebelumnya, masa tanggap darurat ditetapkan hanya sampai 8 November.
“Tanggap darurat diperpanjang dua Minggu karena pada masa tanggap darurat sebelumnya kegiatan tidak optimal akibat cuaca buruk,” katanya.
Penambahan masa tanggap darurat tersebut, kata Irwan, akan digunakan untuk membangun tempat tinggal sementara, sekolah sementara dan proses pengobatan korban.
“Pemerintah juga akan membangun 4000 rumah sementara bagi pengungsi korban tsunami Mentawai,” katanya.

This is me!

Pengikut